6 Macam Gangguan Jiwa Pada Manusia

Gangguan Jiwa
admin
November 2, 2018

Gangguan jiwa tanpa anda sadari perlahan dapat terjadi pada siapa saja disekitar kita. Tuntutan kehidupan yang sarat tekanan yang tidak diimbangi dengan keawetan mental seseorang dapat membuat tekanan dalam diri yang merangsang stres berat. Kondisi ini menjadi paling umum sebagai penyebab gangguan jiwa. Kondisi gangguan jiwa ini bakal semakin memburuk bilamana tidak segera diatasi.

Gangguan Jiwa
Gangguan Jiwa

Gangguan yang terjadi dapat berasal dari diri sendiri maupun lingkungan. Gangguan jiwa pun menunjukkan tanda tanda yang tampak secara verbal maupun tingkah laku. Orang dengan gangguan jiwa mempunyai perasaan yang tidak stabil dan berubah- ubah, perilaku menjadi mengherankan atau tidak normal. Bagi lebih memahaminya, simak keterangan berikut. Berikut ini adalah macam macam gangguan jiwa:

  1. Skizofrenia

Menurut situs mc88poker Skizofrenia tergolong gangguan psikosis yang diakibatkan oleh kelainan ataugangguan kimiawi dalam otak. Hal ini mengakibatkan gangguan padafaedah sistemik dan impuls saraf sehingga faedah otak terganggu dalammengubah informasi dalam otak. Gejala yang diperlihatkan penderita skizofenia ini antara beda cara berkata yang kacau, lebih senang menyendiri dan fobia dengan orang banyak, merasakan delusi, halusinasi, dan mengindikasikan sikap yang bertolak belakang dengan orang pada umumnya. Ada sejumlah ciri-ciri Skizofrenia yang mudah disaksikan dalam diri seseorang.

  1. Kepribadian Ganda

Gangguan identitas atau jati diri ganda ini yaitu situasi dimana seseorang penderita mempunyai dua atau lebih jati diri dalam satu tubuh. Kepribadian ini masing masing memiiliki peran atau sifat yang bertolak belakang dan ingin buruk. Penderita dengan gangguan ini tidak jarang tidak sadar atas apa yang dia lakukan, merasa tidak pernah melakukannya padahal urusan tersebut hasil perbuatannya. Penderita tidak bisa menyadari perubahan jati diri tersebut.

  1. Gangguan Kecemasan Berlebih

Perasaan khawatir adalah hal yang wajar bilamana seseorang merasa cemas terhadap sesuatu. Cemas ditandai dengan bertambahnya denyut nadi, terbit keringat, gerakan gerakan kecil tubuh dan lainnya. Pada orang dengan gangguan yang memiliki kegelisahan berlebihan, respon ini akan meningkat berkali kali lipat. Gangguan kegelisahan ini dapat mengganggu kegiatan sehari hari andai tidak bisa dikendalikan. Fobia pada urusan tertentupun dapat memicu kegelisahan berlebih atau ingin tampak panik dan ketakutan.

  1. Gangguan Obsesif Kompulsif

Gangguan obsesif kompulsif ini mengindikasikan suatu kegiatan obsesi yang dilaksanakan berulang- ulang sebab suatu kepercayaan atau ketakutan tertentu. Misalnya seseorang mempunyai pemikiran bahwa bakteribisa membunuhnya sampai-sampai dia menjadi fobia pada kotor. Kemudian orang itu menjadi paling obsesif untuk mengawal dirinya supaya tetap bersih dan jauh dari bakteri. Dia mengerjakan perilaku laksana berkali kali cuci tangan, dapat sampai 3-5 kali atau lebih guna menghindari ketakutannya tersebut.

  1. Gangguan Somatoform

Gangguan somatoform ini merupakan situasi dimana penderita menikmati nyeri atau sakit pada dirinya, tetapi secara medis sesudah diperiksa,situasi pasien normal. Rasa sakit yang dirasakan adalah ilusi yang berasal dari diri sendiri dan sebetulnya tidak nyata.

  1. Psikopat

Jenis gangguan jiwa satu ini adalah gangguan yang erat hadir dalam tokoh rekaan dalam film. Psikopat dicerminkan sebagai seorang gangguan jiwa yang mempunyai obsesi mencekam dan merugikan orang orang disekitarnya. Orang dengan gangguan psikopat tidak mempunyai empati, tidak tanggungjawab dan melulu peduli terhadap kemauan dan kesukaan pribadinya. Perilaku merugikan yang diakibatkan psikopat dirasakan hal yang mengasyikkan baginya dan tidak terdapat rasa menyesal.

Psikopat sangatlah cerdas dan dapat mempelajari sekitarnya dengan baik untuk mengisi kebutuhannya, egois, tidak berperasaan, gampang emosi dan mendendam, sarat dengan trik pintar, suka menciptakan masalah. Namun orang dengan psikopat ini paling pintar menyembunyikan dirinya dalam masyarakat. Mereka ingin suka sendirian dan bersosial melulu untuk kebutuhannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *