Pekerjaan Yang Bisa Dikerjakan Dimana Saja

http://www.atm303.com/
admin
November 5, 2018

Dikutip atm303 Jika berminat jadi pekerja lepas sambil keliling dunia, profesi ini menyediakan bayaran layak dan rekreasi yang diperlukan untuk hidup sebagai digital nomad.

Kita semua pasti dong punya satu teman (atau orang di Instagram yang kita ikuti) yang kerjaannya terlihat bepergian melulu. Satu hari mereka mengunggah foto sedang bekerja di Bali, eh besoknya mereka hiking di Laos. Besarnya orang-orang ini menekuni gaya hidup sebagai digital nomad, alias mereka bekerja dari jarak jauh, di berbagai kedai kopi dan co-working space seluruh penjuru dunia untuk mendanai gaya hidup yang nomaden dan banyak berpergian.

Kedengarannya mungkin adalah gaya hidup yang sangat ideal untuk menjadi kenyataan, tapi hingga para digital nomad ini nyata kok. Buktinya, aku sudah menjalaninya sendiri. Selama sepuluh bulan, aku menulis lepas ke berbagai media untuk mendanai dunia dan memberiku tinggal di berbagai tempat.

Mulai dari homestay di Kamboja dan sebuah van kemping di Jepang. Anda dapat mengaksesnya dengan mudah dan seperti yang Anda cari, dan juga, saya tidak ingin ada laptop diuke dan saya ingin pindah jika belum diusir.

Menurut penelitian firma teknologi MBO Partners, hampir lima juta orang mendeskripsikan pekerjaan mereka sebagai digital nomad, yaitu mereka bekerja dan berpergian jarak jauh. Satu dari enam responden mengatakan mereka mampu menghasilkan US $ 75.000 (setara Rp1,1miliar) atau lebih per tahun. Tapi agama tidak seindah itu, dengan hasil yang kurang dari US $ 10.000 per tahun (alias paling banter dapat Rp10-an juta).

Untuk kebanyakan nomad digital, angka berapapun bukan masalah sih. Saat Anda tinggal di negara yang biaya rendah, Anda dapat menghasilkan uang lebih banyak, bekerja dengan jam yang lebih pendek, dan tetap menikmati kualitas hidup lebih tinggi. Tempat-tempat seperti Bali, Vietnam, dan Kolombia menyediakan kombinasi yang tepat antara harga yang terjangkau, infrastruktur modern, dan wi-fi yang dapat diandalkan.

Trik sebenarnya agar berhasil jadi digital nomad adalah mengamankan pekerjaan di bidang yang bisa dikerjakan lewat jarak jauh, dan cocok sama keahlianmu, sambil di benak kamu menyadari beberapa realitas pahit yang pasti membayangi. “Pendapatanmu akan naik turun, jadi ya kamu butuh disiplin menabung supaya bisa bertahan saat jasamu sedang sepi, atau saat kamu baru saja mulai dan membangun reputasi profesional,” kata Caroline Ceniza-Levine, ahli karir dan co-founder Costa Rica FIRE, komunitas orang-orang yang berusaha untuk pensiun muda. Sebelum kamu berkomitmen jadi digital nomad, dia menganjurkan agar kalian punya tabungan setara dua sampai tiga bulan penghasilan saat ini sebagai dana darurat, termasuk tabungan membeli tiket pesawat pulang ke rumah.

Begitu kamu punya cadangan dana yang cukup, kamu bisa mulai memperhitungkan biaya hidup di tempat tujuan dan penghasilan bulanan minimal yang dibutuhkan untuk bisa mempertahankan gaya hidup nomadenmu. Jangan lupa memperhitungkan asuransi kesehatan dan pajak (bayaran freelancer biasanya sudah termasuk pajak sih). Ceniza-Levine juga merekomendasikan agar calon digital nomad menyiapkan dana pensiunan spesial seperti karyawan swasta lain. Jadi, punya BPJS Ketenagakerjaan itu mutlak hukumnya.

Menyediakan dana darurat dan menganalisis jumlah uang bulanan yang Anda butuhkan yang baru pertama; Anda juga harus mencari pekerjaan yang cocok dengan keahlianmu. Sebisa mungkin keterampilan tersebut cukup untuk menutup rutinitas. Untuk membantumu mulai menelaah potensi keahlian, kami meringkas sepuluh pekerjaan khas digital nomad paling lazim yang biasanya mendatangkan bayaran layak.

Perlu diingat, bahwa angka gaji di sini adalah angka yang umum bagi mereka yang bekerja untuk klien internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *